alat pemadam api ringan (apar) atau biasa disebut r4cun api menjadi alat yang vital, apalagi di perkantoran. kemudian, apa jadinya kalau r4cun api ini sudah kadaluwarsa? apar (alat pemadam api ringan) atau biasa disebut tabung pemadam kebakaran dapat berbahaya apabila telah kadaluarsa.
selain tidak dapat dipergunakan kembali, apar kadaluarsa dapat menggumpal dan tidak dapat berfungsi saat pemakaian dalam pemadaman api. selain itu, apar kadaluarsa dapat membahayakan bangunan jika saat pemakaian tidak dapat dipergunakan.
cara pencegahan agar menghindari bahaya apar kadaluarsa adalah dengan mengecek tanggal isi ulang tabung pemadam kebakaran anda secara rutin setiap bulan atau selesai pemakaian (jika dipakai) atau setiap tahun sesuai tanggal kadaluarsa dan mengisi ulang apar .
apar kadaluarsa mengandung bahan yang bersifat r4cun terutama jenis dry chemical powder. apar kadaluarsa dapat juga membahayakan bila keadaan cylinder tabung bocor sehingga mengeluarkan tekanan tinggi dan gas ber4cun yang membahayakan lingkungan sekitar anda.
di kantor bupati bungo, di lantai satu, sejumlah apar yang tertempel di dinding bagian dalam bangunan terlihat sudah kadaluwarsa. di tabung, tertera pengisian ulang mestinya dilakukan pada tahun 2015 lalu, tapi sampai tiga tahun setelahnya, sampai saat ini, belum terlihat diisi ulang. tabung dengan berat 5 kg itu sepertinya luput dari perhatian.
selain tidak dapat dipergunakan kembali, apar kadaluarsa dapat menggumpal dan tidak dapat berfungsi saat pemakaian dalam pemadaman api. selain itu, apar kadaluarsa dapat membahayakan bangunan jika saat pemakaian tidak dapat dipergunakan.
cara pencegahan agar menghindari bahaya apar kadaluarsa adalah dengan mengecek tanggal isi ulang tabung pemadam kebakaran anda secara rutin setiap bulan atau selesai pemakaian (jika dipakai) atau setiap tahun sesuai tanggal kadaluarsa dan mengisi ulang apar .
apar kadaluarsa mengandung bahan yang bersifat r4cun terutama jenis dry chemical powder. apar kadaluarsa dapat juga membahayakan bila keadaan cylinder tabung bocor sehingga mengeluarkan tekanan tinggi dan gas ber4cun yang membahayakan lingkungan sekitar anda.
di kantor bupati bungo, di lantai satu, sejumlah apar yang tertempel di dinding bagian dalam bangunan terlihat sudah kadaluwarsa. di tabung, tertera pengisian ulang mestinya dilakukan pada tahun 2015 lalu, tapi sampai tiga tahun setelahnya, sampai saat ini, belum terlihat diisi ulang. tabung dengan berat 5 kg itu sepertinya luput dari perhatian.